journal of a learner

one effort to write. one effort to be a lifelong learner

Thursday, January 28, 2010

Nyanyian Kasmaran

Saya dan teman-teman serumah sedang menyukai lagu-lagu Ebiet G. Ade. Kalau teman-teman guru harus begadang mengerjakan RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran), kalau ada buku yang ingin segera kami habiskan, atau jika mata menyalang tak mau ditidurkan karena badan lelah bekerja sepanjang hari alias kumat insomnianya, kami akan menyetel lagu-lagu tersebut. Lagu Pak Ebiet cocok di telinga teman-teman penggemar nasyid (yang tidak cocok mendengarkan lagu Bryan Adams), sesuai di telinga teman-teman penggemar musik pop (yang lebih memilih menikmati The Corrs daripada dibuat ngantuk Brothers), dan masuk di telinga saya yang kesukaan terhadap musik tidak bergantung pada genrenya.

Salah satu lagu Pak Ebiet yang bisa membuat saya ikut bernyanyi adalah Nyanyian Kasmaran. Saya tuliskan liriknya di sini ya, semoga Anda juga suka :)

Nyanyian Kasmaran

Sejak engkau bertemu lelaki bermata lembut
Ada yang tersentak dari dalam dadamu
Kau menyendiri duduk dalam gelap
Bersenandung nyanyian kasmaran
Dan tersenyum entah untuk siapa

Nampaknya engkau tengah mabuk kepayang
Kau pahat langit dengan angan-angan
Kau ukir malam dengan bayang-bayang

Jangan hanya diam kau simpan dalam duduk termenung
Malam yang kau sapa lewat tanpa jawab

Bersikaplah jujur dan tebuka
Tumpahkanlah perasaan yang sarat dengan cinta
Yang panas bergelora

Barangkali takdir tengah bicara
Ia diperuntukkan buatmu
Dan pandangan matanya memang buatmu

Mengapa harus sembunyi dari kenyataan
Cinta kasih sejati kadang datang tak terduga

Bergegaslah bangun dari mimpi
Atau engkau akan kehilangan
Keindahan yang tengah engkau genggam

Anggap saja takdir tengah bicara
Ia datang dari langit buatmu
Dan pandangan matanya khusus buatmu 

Aah...kapan ya saya bertemu lelaki yang pandangannya khusus buat saya, yang memandang saya dengan halalnya (meracau mode on). Saya yakin takdir saya itu bagus, saya akan bertemu laki-laki terbaik yang mampu membawa saya pada ridhoNya. Kalau tidak, pastilah takdir sedang berkelahi dengan doa di langit, karena hanya doa yang mampu melawan takdir. Bantu doa saya ya dengan ikut mendoakan saya :D

3 Comments:

At 5:58 AM , Blogger endang_setio said...

Semoga Allah menyegerakan pertemuan mu dengannya. Amin ya robbal'alamin

 
At 7:12 PM , Anonymous setiawan said...

Susa suwiiittt ... lagi kasmaran neh ...? dibantuin doa deh ... amiiiinn

 
At 6:35 PM , Blogger Winy said...

@endang: amin ya Rabb.
@bang iwan: hyah....suka lagu ini kan belum tentu lagi kasmaran. tapi makasih ya bantuan doanya, bantuin yg lain juga boleh ;)

 

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home